Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare Digelar, Sumatera Barat Targetkan Percepatan Swasembada Pangan
Padang (3/7) — Gerakan Tanam Serempak 50.000 hektare pada wilayah Optimasi Lahan (Oplah) dan CSR dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai langkah strategis mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Di Provinsi Sumatera Barat, kegiatan dipusatkan di Kelompok Tani Serba Usaha, Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan tanam serempak di Sumatera Barat dilaksanakan pada hamparan seluas 35 hektare, sementara total luas tanam serempak di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Barat mencapai 922,5 hektare. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Wilayah sekaligus Kepala Balai Besar BRMP Sumatera Barat, Kapuslat, Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat, Kelsi Penyuluhan, Katimker Penyuluh Kota Padang, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, camat, lurah, Penyuluh Pertanian, Brigade Pangan, serta kelompok tani.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah bersama petani dalam meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas pertanian melalui optimasi lahan pertanian. Gerakan tanam serempak juga menjadi momentum memperkuat sinergi antar instansi dan stakeholder pertanian dalam mendukung program strategis nasional.
Selain menjadi simbol penguatan sektor pangan, kegiatan ini turut mendorong percepatan penerapan pertanian modern dan kolaboratif. Dukungan mekanisasi pertanian, pemanfaatan teknologi budidaya, serta pengelolaan lahan yang optimal diharapkan mampu meningkatkan produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Semangat kebersamaan para petani terlihat dalam pelaksanaan tanam serempak yang berlangsung penuh antusias. Kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, Brigade Pangan, dan kelompok tani menjadi kekuatan utama dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan berkelanjutan.
Melalui Gerakan Tanam Serempak 50.000 hektare ini, Sumatera Barat menunjukkan kesiapan dan komitmennya dalam mendukung pertanian maju, mandiri, modern, serta mewujudkan swasembada pangan nasional.